Cukang Taneuh Pangandaran, Tempat Angker yang Kini Ramai Dikunjungi Wisatawan

OUTBOUND LEMBANG — Pangandaran tidak hanya memiliki wisata pantai, tapi ternyata di sana juga terdapat objek wisata lain yang tidak kalah menariknya dari pantai. Apa namanya? Cukang Taneuh atau Green Canyon yang terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang.

baca juga: Paket Terbaik & Informasi Terlengkap tentang Outbound Bandung & Lembang

Kalau sekilas mendengar Cukang Taneuh, hmm gimana gitu yaa.. Eits, ternyata maknanya ini tidak sama dengan kata ‘cukong’. Mimin juga tidak tahu arti Cukang, tapi pokoknya berbeda dengan Cukong.. hahaha.. Silakan googling yaakk..

Cukang Taneuh. (foto: indonesia.go.id)

Kalian para pelancong dapat menikmati keindahan sungai dan pemandangan yang berada di sekelilingnya. Misalnya air yang jernih, pepohonan rimbun, tebing karst, air terjun kecil, hingga bebatuan yang terlihat unik-unik.

Di Green Canyon, kalian harus mencoba merasakan body rafting. Body rafting ini berada di bawah manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Guha Bau. Body rafting ini merupakan kegiatan wisata unggulan yang menawarkan dua trek. Pertama adalah trek panjang dengan panjang jarak tempuh 10 kilometer. Kedua adalah trek pendek dengan jarak 5 kilometer.

Cukang Taneuh atau Green Canyon di Pangandaran. (foto: arlojiwanita.com)

Tertarik ke sana? Yup, kalian harus merogoh kocek Rp 225 ribu untuk merasakan body rafting trek panjang, dan Rp 200 ribu untuk trek pendek. Sekilas memang tampak tinggi harganya, tapi tunggu dulu, yuk amati terlebih dulu, sebab harga ini meliputi perjalanan menggunakan mobil, perahu, makan, asuransi, dan tentu saja body rafting dengan pemandu.

Untuk body rafting ini, pesertanya minimal lima orang. Ini bisa satu kelompok atau digabung dengan peserta lain. Waktu tempuhnya sendiri 4-5 jam untuk trek panjang dan 1,5-3 jam untuk trek pendek. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan bertualang menyusuri sungai yang terlihat seolah hijau karena pantulan warna dedaunan. Tapi, air di sini benar-benar jernih dan menyegarkan. Pengunjung harus berenang hingga berjalan kaki melewati bebatuan.

Tak perlu khawatir jika tak bisa berenang. Sebab, setiap peserta dibekali pelampung, helm, sepatu karet, dan tentunya didampingi pemandu yang siap membantu jika sewaktu-waktu anda perlu bantuan.

Green Canyon atau Cukang Taneuh senang menjadi destinasi yang difavoritkan para wisatawan. Pada tahun lalu, pengunjung yang menikmati kegiatan body rafting sebanyak 15 ribu orang dan berdampak positif pada perekonomian warga setempat. Tidak tanggung-tanggung, perputaran uangnya mencapai Rp 2 miliar.

Sebelum menjadi objek wisata seperti sekarang dan punya kegiatan body rafting, Cukang Taneuh hanyalah tempat angker sehingga tidak ada warga setempat yang berani mendatanginya. Namun seusai menjadi objek wisata dan secara perlahan mulai berkembang, tempat tersebut menjadi ramai dikunjungi wisatawan dan bermanfaat bagi warga terutama dari sisi ekonomi.

sumber: ayobandung.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here