Situ Patenggang, Objek Wisata Romantis di Bandung Selatan

situ patenggang
Situ Patenggang (foto via @niesyoganis)

Halo Bellvalers, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan diberkahi Tuhan Yang Maha Esa. Kita tahu, sekarang ini ada di dalam kondisi pandemi Covid-19 yang mengakibatkan beberapa negara krisis.

Namun, tentu saja jangan membuat produktivitas menurun. Kami pun akan selalu menyuguhkan postingan yang berkualitas dan enak dibaca. Nah kali ini kami akan mengulas tentang objek wisata di Bandung Selatan. Yup, namanya adalah Situ Patenggang.

Situ Patenggang secara administrasi berada di wilayah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung. Tetapi pamor Rancabali kurang begitu dikenal sebagai objek wisata, dan kalah pamor dengan Ciwidey. Wajar saja jika banyak yang mengira Situ tersebut ada di Ciwidey. Padahal tidak.

baca juga:

Lokasi Situ Patenggang ada di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali dan cukup mudah diakses dari pusat Kota Bandung. Kalian juga bisa menggunakan angkutan umum jurusan Ciwidey dari Leuwipanjang yang dilanjutkan dengan angkutan jurusan Patenggang.

Situ Patenggang
Perahu di Situ Patenggang. (Foto via@rizki_syafari)

Situ Patenggang merupakan objek wisata berupa situ atau danau yang sangat indah. Di sekelilingnya ada area hutan dan hamparan kebun teh yang luasnya kurang lebih 45 ribu hektare. Situ Patenggang terletak di ketinggian 1.600 MDPL.

Keeksotisan Situ Patenggang kian bertambah karena ada Gunung Patuha yang membuncah dan menjadi latar panorama yang indah di Rancabali.

Maka tidak salah, letak geografis khas pegunungan ini membuat Situ Patenggang sering dijadikan sebagai objek foto romantis yang Instagramable. Biasanya untuk foto-foto prewedding ataupun untuk menikmati bulan madu karena penginapan glamour camping alias glamping di sana.

Suasana alam semakin terasa ketika kabut mulai turun menyelimuti hijaunya hamparan kebun teh yang menjadi komoditas pertanian utama di daerah Rancabali.

Situ Patenggang
Panorama eksotis di Situ Patenggang. (Foto via @aja_lali.piknik)

Tak hanya panorama alam, Situ Patenggang juga memuat sejarah dan mitos. Di kawasan Situ terdapat sebuah batu besar yang disebut Batu Cinta oleh warga setempat. Nah, konon, Batu Cinta menjadi tempat bertemunya dua sejoli yang dimabuk asmara, yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis yang merupakan titisan dewata.

Alkisah, sepasang kekasih ini dipertemukan di Situ Patenggang setelah bertahun-tahun terpisahkan dan saling mencari satu sama lain. Setelah bertemu, Dewi Rengganis meminta kepada Ki Santang untuk membuatkannya sebuah danau yang lengkap dengan perahu untuk mengarungiya. Titik pertemuan Ki Santang dan Dewi Rengganis inilah yang dijuluki sebagai Batu Cinta.

situ patenggang
Penginapan Glamping di Situ Patenggang. (Foto via @lina_falindrawisata)

Warga setempat meyakini Situ Patenggang merupakan danau yang dibuat oleh Ki Santang. Sementara perahunya kini berubah menjadi sebuah pulau berbentuk hati yang disebut sebagai Pulau Asmara. Mitos ini pun akhirnya menjadi legenda yang dipercaya membawa berkah bagi setiap pengunjung yang membawa pasangannya ke Situ Patenggang.

Dengar-dengar, setiap pasangan yang menginjakkan kaki di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara diyakini hubungan cintanya akan abadi seperti yang dialami oleh Ki Santang dan Dewi Rengganis. Wajar saja, banyak wisatawan yang membawa pasangannya ke sana.

Naik Perahu ke Tengah Situ Patenggang

Untuk menikmati keindahan di tengah danau, Anda bisa mengajak pasangan menyusuri danau menggunakan perahu dayung sembari memancing ikan di Situ Patenggang. Tenang, perahu ini aman dan dikayuh oleh warga setempat yang sudah ahli.

situ patenggang
Situ Patenggang. (Foto via @fadli_zaka)

Fasilitas Lengkap

Oh ya, untuk fasilitas, di lokasi wisata sudah tersedia berbagai fasilitas umum seperti toilet, tempat ibadah, hingga parkiran yang cukup luas.

Sajian Kuliner Khas Sunda

Di sisi Situ Patenggang, ada Kapal Pinisi Resto yang berdiri sekitar 5 tahun yang lalu. Di sini sangat tepat bagi Anda yang menyukai wisata kuliner karena tersedia aneka sajian kuliner khas Jawa Barat.

Menginap di Glamping

Bagi Anda yang ingin bermalam di Situ Patenggang, tersedia penginapan dengan sensasi alam kebun teh yang segar dan sejuk. Model penginapan tersebut adalah Glamour Camping alias Glamping Lakeside. Harga per malamnya sampai jutaan dan Anda harus booking dari jauh-jauh hari, kalau bisa sebulan dua bulan.

Tarif

Tarif masuk ke Situ Patenggang adalah Rp 18 ribu untuk hari kerja, dan Rp 20 ribu di akhir pekan. Kendaraan motor dikenakan tarif Rp 3.500 dan mobil Rp. 11.500. Bisa jadi tarif-tarif tersebut sudah mengalami kenaikan, tetapi, kenaikannya tentu tidak akan besar. Kalian harus menyiapkan budget yang lebih sebagai antisipasi untuk biaya-biaya tak terduga di tempat wisata. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here