Situ Cileunca di Kabupaten Bandung menyimpan banyak keindahan sebagai objek wisata. Tidak hanya menyuguhkan pemandangan asri, tetapi Situ Cileunca sebagai tempat objek wisata Kabupaten Bandung juga menjadi arena berolahraga yang mengasikkan. Check it outt…!

Yuk kita bicara soal wisata lagi di Bandung yang pas buat kaliaan.. Mungkin kalian bosan berkunjung ke Kota Bandung karena yang dilihat hanya gedung dan gedung. Apalagi sekarang Kota Bandung sudah terbilang padat ya sobat. Karena itu, wajar saja kalau kita bosan mainnya di kota melulu.

baca juga: Ayo Melancong Agrowisata ke Kebun Teh Sukawana Lembang Bandung

Rafting atau arung jeram di aliran Sungai Palayangan, Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Nah, cobalah sesekali keluar dari Kota Bandung, dan menuju daerah sekitarnya yang masih tergolong asri.. Seperti apa hayooo? Di pinggir Kota Bandung, tepatnya di Kabupaten Bandung, ternyata ada sebuah danau kecil yang sangat nyaman dan jauh dari keramaian.

Uniknya, danau kecil tersebut berada di dataran tinggi, bukan di dataran rendah. Namanya adalah Situ Cileunca. Sebetulnya ini memang kurang tepat jika disebut danau karena luasnya yang tidak begitu besar. Tentu saja tak sebesar Danau Toba.

Situ Cileunca adalah danau buatan, berada di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, dan luasnya sekitar 1.400 hektare. Situ ini juga sebagai pembangkit listrik tenaga air. Air dari Situ Cileunca ini dialirkan melalui Sungai Palayangan.

baca juga: Ini 3 Paket Outbound & Wisata ke Grafika Cikole Lembang Bandung

Naaah… pembicaraan soal wisata kali ini berkaitan dengan Sungai itu lhooo. Tapi tunggu dulu. Belum selesai nih. Jadi, situ tersebut dalamnya sekitar 17 meter. Asal kamu tahu juga, sebelum 1918, sebelum ada Situ Cileunca, di sana itu hutan belantara sehingga tidak ada listrik.

Kemungkinan besar, pembangunan Situ Cileunca ini berkaitan dengan aktivitas Belanda di Pangalengan dan sekitarnya saat itu. Seperti mengolah hasil bumi yang ditanam di Pangalengan: teh, kopi, dan kina.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik, lalu dibuatlah situ atau bendungan oleh Belanda untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air, hingga selesai pada 1926.

Bagaimana cara menuju Situ Cileunca?
Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan dari Kota Bandung ke Situ Cileunca sekitar 1 sampai 2 jam.

Dari Arah Kopo
Kalau kalian dari arah Kopo Bandung, maka lurus terus mengarah ke Soreang. Perjalanan ini akan membuat kalian menemukan tugu strawberi di sebuah pertigaan. Dari sini, lanjutkan perjalanan ke arah Banjaran (tanya orang aja yaa biar enak).

Setelah masuk di daerah Banjaran, kalian akan berhenti di lampu merah atau lampu lalu lintas di sebuah pertigaan (dulu mah gak ada lampu merah di sini). Nah di lampu merah itulah langsung banting setir ke kanan. Dari sini, lurus teruuuuus sampai mentok.. Habis itu tanya orang aja.

Ingat, perjalanan dari Kopo ke Banjaran aja sudah lama karena macetnya gilak. Terutama kalau akhir pekan. Bayangkan! Dari Banjaran ke Situ Cileunca relatif lancar karena mayoritas orang-orang itu larinya pada Ciwidey. Sangat jarang yang mau berwisata di Pangalengan. Karena memang, wahana wisata buatan di Pangalengan sangat sedikit, (bahkan boleh dibilang ya gak ada), dan tentu saja lebih banyakan di Ciwidey.

Namun alam di Pangalengan indah paraaah (pantes aja Bosscha betah di sana sampe bangun rumah di Pangalengan). Dan di Pangalengan memang seharusnya gak perlu ada wahana wisata buatan yaa.. Bikin macet.

Dari Arah Buah Batu atau M. Toha
Perjalanan dari Buah Batu ke Banjaran juga lumayan makan waktu panjang. Bukan apa-apa, tapi lebih karena padatnya arus lalu-lintas. Nah kalau datang dari arah Buah Batu, maka ketika sampai di Banjaran, atau Pasar Banjaran, kalian siap-siap belok kiri di pertigaan lampu merah, untuk sampai di Pangalengan.

Ingat!!! Perjalanan dari Banjaran ke Pangalengan itu penuh dengan kelokan dan cukup menanjak. Lama-kelamaan kalian akan sadar sedang berkendara di pinggir jurang, karena rutenya memang menuju dataran yang lebih tinggi. Panorama sudah pasti indah. Hijau. Hati-hati juga karena Pangalengan termasuk kecamatan yang rawan longsor.

Apa saja yang bisa kalian dapatkan di Situ Cileunca selain pemandangan?

Jawabannya rafting alias arung jeram. Kalian bisa main air sepuasnya melalui olah raga arung jeram atau rafting. Di kawasan Situ Cileunca, banyak komunitas atau kelompok-kelompok anak muda, yang menyediakan jasa untuk mengarung jeram di aliran Sungai Palayangan.

Arung jeram di Sungai Palayangan, Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung

Alirannya sangat deras dan banyak patahan sehingga membuat kalian serasa jatuh ke jurang. Tapi jangan khawatir, karena kalian akan memakai berbagai peralatan pelindung, seperti helm, dan rompi. Selain itu, masing-masing orang juga diberi dayung. Tentunya jangan lupa doa ya.

Aliran Sungai Palayangan sebagai area untuk rafting di Situ Cileunca Pangalengan ini sungguh-sungguh sangat tepat untuk memacu adrenalin kalian. Kalian cukup bawa diri dan duit aja untuk bisa mengarung jeram di sana. Perahunya pakai perahu karet dan peralatan lain seperti yang tadi telah disebutkan.

Oya, kalian juga akan ditawari untuk jasa pemotretan saat sedang mengarung, sehingga amat terlihat jelas wajah-wajah kalian yang takut dan sedang berteriak. Ongkosnya? Silakan kontak kamiiii.. Murah dan sebanding dengan kepuasannya.

Asiknya beramai-ramai rafting di Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung

Aliran Sungai Palayangan di Situ Cileunca, Pangalengan Kabupaten Bandung

Aliran Sungai Palayangan di Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung.

Karcis Masuk Situ Cileunca:
Orang Dewasa: Rp 5.000/orang
Anak-anak: Rp 2.500/orang
Parkir mobil/bus: Rp 4.000
Motor (termasuk) Pengendara: Rp 12.000
Bellva Adventure Indonesia:
Phone/WA
0822 1881 9523
0878 7755 8539

Email:
info.bellva@yahoo.com
bellvaadventureindonesia@gmail.com

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here