Destinasi Wisata di Garut Sudah Dibuka Lagi, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan!

Darajat Pass (foto: Google Maps/Hatami Nugraha)

Pemerintah Kabupaten Garut membuka kembali sejumlah destinasi wisata di wilayahnya. Destinasi wisata ini mulai dibuka sejak Senin 8 Juni lalu. Selama lebih dari dua bulan destinasi wisata tersebut ditutup akibat pandemi Covid-19 dan kini sudah dibuka kembali sebagai proses adaptasi kebiasaan baru di Garut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan mengatakan seluruh destinasi wisata, kecuali wisata air (renang), kembali beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk tahap awal pembukaan, Pemkab Garut hanya menerima wisatawan dari wilayah Jawa Barat (Jabar).

Sedangkan wisatawan dari luar Jabar harus membawa surat keterangan sehat atau hasil uji cepat (rapid test) yang menyatakan negatif. “Kalau warga Jabar tidak perlu (rapid test). Cukup datang ke destinasi dan diperiksa suhu tubuhnya, dan mematuhi seluruh protokol kesehatan,” kata dia seperti dilansir dari Republika.co.id.

Tahap awal ini akan dilakukan selama dua pekan. Setelah itu, pihaknya akan melakukan evaluasi ihwal efektivitas pembukaan destinasi wisata dan kaitannya dengan penanganan Covid-19 di Garut.

Budi menyebutkan, sejumlah protokol kesehatan yang harus diterapkan adalah, pertama wisatawan dan pengelola semua harus pakai masker. Kedua, pengelola dan wisatawan harus selalu cuci tangan, baik dengan sabun atau hand sanitizer. Ketiga, selalu jaga jarak. Keempat, setiap masuk lokasi selalu diperiksa suhu tubuhnya. Kelima, penyelenggara, semua wajib memperhatikan PHBS.

“Itu menjadi protokol kesehatan yang harus diperhatikan oleh seluruh pengelola wisata di Garut,” kata dia.

Pembukaan destinasi wisata di wilayah Priangan Timur tak hanya dilakukan pemda Garut. Pemda Pangandaran lebih dulu membuka diri untuk wisatawan yang hendak berlibur sejak Jumat 5 Juni lalu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rachman mengatakan, terdapat sejumlah wisatawan yang berkunjung sejak destinasi dibuka. Wisatawan yang datang umumnya mengincar kawasan pantai, seperti Pantai Pangandaran dan Pantai Batukaras. “Ada beberapa destinasi ramai seperti pantai Batukaras, Karapyak, dan Pangadaran,” kata dia.

Sementara di Kabupaten Ciamis, Pemkab Ciamis berencana membuka kembali destinasi wisata setelah selesainya perpanjangan PSBB parsial pada 12 Juni. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Wasdi Izudin mengatakan, sebelum dibuka kembali destinasi wisata di Ciamis perlu disiapkan terlebih dahulu perlengkapan dan sarana protokol kesehatannya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here